Blue Flower

     Rabu, 28 Februari 2018 telah dilaksanakan ajang bergensi untuk para peserta didik tingkat SMA OSN tingkat kabupaten/kota, untuk wilayah Kabupaten Kendal dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kendal. Setiap tahun jumlah peserta kian meningkat. Dengan sengitnya jumlah peserta dan persaingan ini tidak semua orang bisa mewakili Kabupatennya untuk menuju tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada 17 April 2018. Dari tingkat provinsi akan disaring loagi untuk menuju jenjang Nasional di Padang, Sumatera Barat. Oleh karena itu, dilaksanakan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota terlebih dahulu. 

 

     Acara pembukaan dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Kendal. Pembukaan OSN Tingkat Kabupaten/ Kota Kendal dibuka oleh Bapak Sunarto, S.Pd., M.Pd. yang merupakan kepala sekolah SMAN 1 Kendal, yang menjabat sebagai Ketua MKKS Kabupaten Kendal, sekaligus ketua MKKS Provinsi Jawa Tengah. Yang dihadiri oleh Koordinator Pengawas SMA yakni Bapak Drs. Wagiyo, M.Pd. dan Bapak Supryanto, S.Pd., M.Pd.

Mata pelajaran yang dilombakan yakni : Biologi, Fisika, Kimia, Matematika, Astronomi, Geografi, Kebumian, Ekonomi, dan Komputer.

    Peserta OSK Kabupaten Kendal kali ini mencapai 400 peserta.

Dari SMA Negeri 1 Kendal sendiri mengirimkan 27 peserta dengan rincian 3 peserta pe-mata pelajaran. Rincian para peserta OSK dari SMA Negeri 1 Kendal sbb:

BIOLOGI 

1. Anis Fatimah Zafar                (XI MIPA 4)

2. Yuni Rizki Nurazizah              (XI MIPA 2)

3. Nabilla Mutia Rizki                 (XI MIPA 7)

FISIKA

1. Harvin Muliono                      (XI MIPA 5)

2. Maulida Putri Syarifina           (XI MIPA 4)

3. Safira Alif Suprarahardiani      (X MIPA 3)

KIMIA

1. Oda Rivana Indera               (XI MIPA 4)

2. Maulida Putri Syarifina          (XI MIPA 3)

3. Eka Damayanti                    (XI MIPA 3)

MATEMATIKA

1. Septian Dwi Nugroho            (XI MIPA 4)

2. Oktaviani Winarso                (X MIPA 1)

3. Bagus Akbar                        (X MIPA 3)

ASTRONOMI

1. Dafa Aditya Murti                 (XI MIPA 3)

2. Adinda Annisa Salsabila        (X MIPA 7)

3. Mas Ayu Safira                    (X MIPA 2)

GEOGRAFI

1. Nidya Putri Zulia K. W.         (XI MIPA 3)

2. Ika Fitri Andini                    (XI IPS 4)

3. Silma Muflichatus Syifa        (X MIPA 1)

KEBUMIAN

1. Hanifullah Hafidz A.            (XI MIPA 1)

2. Utiya Himmatul Hauni         (XI MIPA 7)

3. Fahmi Dzikra Al-Mumtaz      (X MIPA 3)

EKONOMI 

1. Laila Kusuma Jatri              (XI IPS 4)

2. Aenydha Ayyasy                (XI MIPA 6)

3. Atiqoh Qotrun Nada           (X MIPA 3)

KOMPUTER

1. Rifal Bahtiar R.                 (XI MIPA 3)

2. Hamid Albar                     (X MIPA 4)

3. Puja Tri Laksono               (X MIPA 4)

     Kali ini Tim OSN SMA Negeri 1 Kendal masih menunggu hasil OSN Tingkat Kabupaten/Kendal. Ajang Olimpiade ini memang benar-benar bergengsi karena sistem seleksi untuk daerah Jawa Tengah yaitu tidak per Kabupaten, akan tetapi Passing Grade (Diperingkat 125 peserta dengan nilai terbaik).Semoga Dewi Fortuna kali ini berada di pihak SMA Negeri 1 Kendal.

 

Pada hari ini Jumat, 2 Februari 2018 Ekstra Kurikuler Jurnalistik SMANIK mengadakan Pelatihan Menulis di Blog bagi Jurnalis SMANIK.Pelatihan tersebut dilaksanakan di Laboratorium Komputer 1 SMA Negeri 1 Kendal.Pada pelatihan ini dihadirkan dua narasumber yang berpengalaman dalam bidang ini.

Kupu-Kupu ini Bermetamorfosis dengan Menakjubkan

 

Idul Adha adalah salah satu hari besar yang ada di dalam agama Islam. Dalam rangka memperingati peristiwa penyembelihan Nabi Ismail oleh ayahnya, Nabi Ibrahim. Di negara kita tercinta, hari raya Idul Adha lebih dikenal dengan hari Raya Kurban.

Pada tahun 2017 ini, perayaan hari Raya Kurban yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 1 September kemarin. Gema takbir merambat melalui udara di setiap penjuru dunia. Semua lapisan masyarakat yang ada di desa maupun kota menyambutnya dengan suka cita. Hal tersebut juga di alami oleh masyarakat sekitar masjid Al-Falah, Desa Montongsari. Setelah selesai shalat Idul Adha, mereka berbondong-bondong pergi ke pelataran masjid Al-Falah untuk melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban. Penyembelihan hewan di masjid ini dilaksakan secara bergotong-royong dan terbuka secara umum bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. Berbeda dengan prosesi penyembelihan hewan di masjid lainnya yang hanya dilakukan oleh para panitia kurban saja. Namun kendati demikian, prosesi penyembelihan hewan di masjid Al-Falah berjalan lancar. Sehingga pada pukul 11.30 WIB prosesi penyembelihan sudah dapat terselesaikan. Dan pada pukul 13.00 WIB masyarakat sudah bisa menerima jatah daging kurban yang didistribusikan ke setiap kepala keluarga di Desa Montongsari.

 

 

Tak hanya prosesinya yang berbeda. Metode yang digunakannya pun berbeda dan terkesan unik. Untuk  mempermudah para muqorib (orang yang berkurban) tahun ini, panitia masjid Al-Falah menyediakan jasa ‘tabungan’ bagi mereka yang hendak berkurban. Dengan metode tersebut, panitia berharap agar semua lapisan masyarakat bisa beribadah kurban tanpa kerepotan atau bahkan terbebani bayang-bayang tuntutan harga hewan kurban yang tidak sedikit.

“Alhamdulillah terjadi peningkatan kurban di tahun ini. Berdasarkan data yang kami terima. Tercatat sebanyak 3 ekor sapi dan 7 ekor kambing kurban sumbangan dari warga Desa Montongsari.”, tutur bapak Sugiyono, pengelola masjid Al-Falah. Kita bisa menyimpulkan bahwa metode ‘tabungan’ yang dilaksanakan tersebut terbukti berhasil.

Dengan berkurban, selain untuk menjalankan sunah dari Nabi Ibrahim. Kita juga dapat memperoleh manfaat yang diantaranya adalah memupuk sifat mahmudah dalam berbagi kepada sesama, mendekatkan diri pada Illahi dan juga menambah ke taqwaan serta ke imanan.