Blue Flower

PASUKAN JARANAN SMANIK

 

 

       Sabtu, 10 Februari 2018 SMA Negeri 1 Kendal terlihat ramai, peserta didik yang seharusnya libur sekolah, hari itu terlihat sumringah pagi-pagi sudah hadir di sekolahan. Rupanya, SMA Negeri 1 Kendal menggelar tasyakuran Peresmian Gedung Baru. Gedung tersebut awalnya adalah bangunan kantin lama yang diubah menjadi gedung teater. Acara tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy. Namun, karena ada suatu hal, kehadiran Muhadjir Effendy diwakilkan oleh staf-staf mentri lainnya. 

        Acara tersebut dimulai pukul 08.00. Wakil dari ekstrakulikuler Pramuka dan Paskibra sudah berjejer rapi di pintu masuk Lapangan Pancasila SMANIK bersiap menyambut tamu datang. Di lain tempat, terlihat sekumpulan orang berpakaian menarik. Mereka mengenakan celana pendek, bertelanjang lengan dan ada hiasan warna merah-emas yang ujung-ujungnya terdapat banyak koin mengalung di dada mereka. Mereka juga memakai hiasan kepala bewarna senada dengan kostum mereka. Wajah mereka pun tampak berbeda, ada riasan yang menor di mana-mana, orang-orang itu dilukis sehingga semuanya memiliki kumis palsu.  Mereka adalah Pasukan Tari Jaranan SMANIK yang sudah bersiap di sana sejak pukul 5 pagi. Dalam penyambutan acara tersebut, SMANIK sudah merencanakan berbagai susunan hiburan, salah satunya adalah tarian jaranan tersebut.

          Berdasarkan wawancara salah satu peserta, mereka sudah berlatih 2 minggu sebelum acara. Peserta tari tersebut dipilih oleh Bu Djati selaku penanggung jawab acara. Akhirnya, didapatkan 56 peserta didik yang mengikuti tari tersebut. Tarian tersebut disutradarai oleh Bapak Suprapto dan diasisteni oleh Ibu Istini. Mereka berlatih 3 jam perharinya selama 2 minggu di bawah ajaran sanggar tari Turangga Muda yang diundang langsung dari Limbangan. Istimewanya, seminggu sebelum acara Bapak Sunarto selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kendal menyatakan ingin ikut pasukan jaranan. Akhirnya dalam waktu seminggu Kepala Sekolah tersebut dapat menguasai semua gerakan tari dengan baik. 

         Saat hari H, acara dibuka oleh penampilan tarian jaranan tersebut. Peserta didik dan juga tamu yang menonton terlihat antusias melihatnya, apalagi melihat Kepala Sekolah yang ternyata ikut dalam rombongan tari tersebut. Para penonton berebut mengambil gambar sekaligus video selama penampilan. Penonton yang duduk di belakang ikut maju demi menonton keluwesan para penari tampil. Di pertengahan penampilan tersebut, Bapak Sunarto  dijunjung oleh peserta tari lain dan beliau membacakan teks yang memang sudah termasuk dalam rangkaian tari tersebut. Penampilan tari tersebut ditutup oleh riuh tepuk tangan penonton yang terpukau akan penampilan pasukan jaranan SMANIK tersebut.